Tanggal : 22 Januari 2017  
 
   
Tentang Registrasi PPJK
Dasar Hukum Registrasi
Petunjuk Pengisian Data
Ketentuan Umum
Validasi Isian Formulir
   
IInformasi Penting
PPJK Sudah Mempunyai NPPPJK
   
Pendaftaran User Registrasi
 LOGIN
   
 NPWP  
 Password  
   
 
   
 Hubungi Kami
   Tim Registrasi PPJK
  (021) 4890308 ext 858
  registrasippjk@gmail.com
 
   
Tampilan terbaik dengan Mozilla Firefox 2xx dengan resolusi layar 1024x768.
Silahkan Download Mozila
   
 
 
  Petunjuk Pengisian Formulir Isian Registrasi
Perhatian !
Hindari penggunaan tanda baca petik ( ' dan ` ), koma ( , ), titik koma ( ; ), tanda pagar ( # ), dobel petik ( " )
 
Petunjuk Umum
Mengingat pengisian formulir registrsi PPJK adalah proses online melalui internet, perlu diperhatikan hal-hal berikut supaya data yang Anda isi valid dan bisa diterima oleh sistem komputer Bea dan Cukai
1 Formulir A ( Data Umum Perusahaan )
  a
Data NPWP wajib diisi. Pengisian dta npwp tidak disertai tanda pemisah digit ('.' atau '-'). Data npwp hanya ditulis angkanya saja
  b Kode Pos hasur diisi dengan angka yang valid (5 digit)
  c Kedudukan perusahaan harus dipilih
  d
Jika kedudukan perusahaan sebagai kantor cabang, maka informsi mengenai kantor pusat harus diisi dengan lengkap.
2 Formulir B (Data Pengurus)
  a Kode Pos Penganggungjawab, pemilik atau ahli kepabeanan perusahaan harus diisi.
  b Nama, Nomor dan tanggal sertifikat ahli kepabeanan harus diisi
3 Formulir C ( Data Keuangan )
  a
Data keuangan harus diisi tanpa disertai tanda koma dan/atau titik. Jika data keuangan Anda kosong jangan gunakan tanda- tetapi gunakan angka 0 (nol)
  b Nomor rekening bank diisi dengan angka dan/huruf saja tanpa disertai tanda baca
  c Jika status wajib pajak adalah PKP (Pengusaha Kena Pajak), maka nomor PKP dan tanggal PKP harus diisi
  d Informasi mengenai Audit oleh Ditjen Pajak harus diisi
4 Formulir D (Data Pembukuan)
  a Jika kepala bagian akuntansi adalah seorang akuntan, maka informasi nomor register serta tanggal register akuntan harus diisi
  b
Jika pernah diaudit oleh akuntan publik, maka nama KAP harus diisi. Jika disingkat jumlah huruf/digit harus lebih dari empat karakter. Opini KAP harus diisi secara berurutan (minimal opini satu tahun terakhir harus diisi)
  c Informasi mengenai audit oleh Ditjen Bea dan Cukai harus diisi
  d Struktur organisasi perusahaan harus dipilih
5 Formulir E (Data Lainnya)
  a
Jika jawaban nomor 1 dipilih "ya", data berikutnya harus diisi dengan paling tidak satu perusahaan dengan nama dan npwp yang harus diisi dengan lengkap.
  b
Jika perusahaan memiliki ISO 9001/9002, maka data ISO harus diisi dengan lengkap, termasuk nomor, lembaga penerbit dan tanggal sertifikat ISO.
     
Petunjuk Khusus
Berikut adalah petunjuk pengisian formulir isian registrasi PPJK
A DATA UMUM PERUSAHAAN
  1 Nama Perusahaan
  - Diisi nama perusahaan sesuai dengan akte dan dokumen perijinan yang ada (NPWP, API, dll)
  - Diisi nama perusahaan tanpa diawali/diakhiri dengan artikel bentuk perushaan (PT, CV, dll)
    Contoh benar : DAYA MELATI INDAH, Contoh salah : PT DAYA MELATI INDAH
  2 Nomor Pokok Wajib Pajak
  -
Diisi nomor NPWP perusahaan dengan lengkap (15 digit) dan benar sesuai dengan Surat Keterangan Terdaftar/Kartu NPWP dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) setempat
  - Isi hanya nomor NPWP, jangan menggunakan tanda baca apapun (titik, koma dll.)
    Contoh benar : 024514841564000, Contoh salah : 02.451.484.1-564.000
  3 Alamat Perusahaan (Kantor)
  -
Diisi dengan alamat kantor Perusahaan langkap dengan no./Blok , RT/RW; nomor telepon dan fax diawali dengan kode wilayah masing-masing; kode pos harus diisi susuai kode pos wilayah masing-masing. Silakan buka website www.posindonesia.co.id/kodepos/ untuk data lebih jelas dan lengkap mengenai kode pos.
  - Alamat Perusahaan harus sesuai dengan Surat Keterangan Domisili.
    Contoh benar
    Jl. HALIMUN Blok X No. 34 RT 004 RW 05
    Kode Pos : 16660
    Telepon : 0214860897
    Fax : 0214860899
    Kelurahan : JATINEGARA
    Kecamatan : PULOGADUNG
    Kabupaten/Kodya : JAKARTA TIMUR
    Propinsi : DKI JAKARTA
  4 Status Pengusaan Tempat Usaha
  - Klik pada status penguasaan tempat usaha sesuai dengan kondisi saat ini.
  -
Jika kepemilikan tempat usaha atas nama PT/CV, maksimal status kepemilikan adalah Hak Guna Bangunan (HGB)
  -
Jika kepemilikan tempat usaha atas nama pengurus Perusahaan (Direktur/Komisaris). pilih status penguasaan tempat usaha sewa <3 tahun/milik Pimpinan
  5 Bentuk Badan Usaha
  - Klik pada bentuk badan usaha Perushaaan sesuai dengan akte
  - Akte pendirian diisi dengan nomor dan tahun pendirian serta nama notaris dan kota wilayah kerja notaris
  - Akte perubahan terakhir diisi dengan nomor dan tahun perubahan terakhir yang dibuat oleh notaris serta nama notaris dan kota wilayah kerja notaris
  - Untuk perusahaan yang berbadan hukum Perseroan terbatas (PT), setiap akte harus mendapatkan penetapan status badan hukum (pengesahan) dari Menteri Kehakiman ( DepKumHam). Kolom berikutnya diisi dengan nomor dan tanggal SK Menkeh tersebut.
    Contoh benar
    No. Akte/Tahun Pendirian : 24 / 2006
    Nama Notaris/Kota : SOEKARDJO SH Mkn. / JAKARTA
    No./Tgl SK Menkeh : C-12345.HT.01.01TH2006/06072006
    No. Akte/tahun Perubahan : 24 / 2007
    Nama Notaris/Kota : SOEKARDJO SH Mkn. / JAKARTA
    No./Tgl SK Menkeh : C-12345.HT.01.01TH2006/06072006
  6 Nomor/Tanggal Dokumen Perijinan
  - Diisi dengan nomor dan tanggal dokumen perijinan berupa SIUP, TDUP, TDP
  - Untuk yang menggunakan modal dalam neger i(PMDN) menggunakan SIUP dan untuk modal asing (PMA) menggunakan IUT
  - Nomor harus diisi dengan lengkap sesuai dengan dokumen yang ada
  - Tanggal harus diisi dengan tanggal diterbitkannya dokumen tersebut
    Contoh Nomor/tanggal Dokumen Perijinan yang benar :
    SIUP : 00123/1.824.271 / 06032005
    TDP : 09.05.1.51.53321 / 12082005
  7 Kedudukan Perusahaan
  - Klik pada kedudukan perusahaan yang sesuai dengan TDP dan kondisi saat ini
  - Apabila tidak memiliki kantor cabang tempat lain, isi dengan Perusahaan Tunggal
  -
Apabila berkedudukan sebagai kantor cabang, data kantor pusat harus diisi data alamat, kode pos dan npwp sesuai dengan petunjuk pada nomor 3 tentang alamat perusahaan
     
B DATA PENANGGUNG JAWAB
  1 Nomor 1.a. sampai dengan 1.c. Pimpinan/Penanggung Jawab Perusahaan
  - Diisi dengan data Pimpinan/Eksekutif Perusahaan sesuai dengan akte terakhir
  - Jabatan diisi dengan jabatan/posisi yang bersangkutan di struktur organisasi perushaan
  - Nama diisi dengan nama lengkap sesuai dengan kartu identitas dan diakhiri dengan gelar akademis (jika ada)
  - Alamat, kode pos, dan NPWP diisi sesuai dengan petunjuk A nomor 3a. Alamat di kolom ini adalah alamat pimpinan/penanggung jawab perusahaan sesuai dengan domisili dan kartu identitas yang bersangkutan
  - Kewarganegaraan diisi dengan dua digit kode negara dimana pejabat yang bersangkutan berasal
    Contoh benar :
    Jabatan PRESIDEN DIREKTUR
    Nama SUSILO SUDARMO DRS.
    Alamat
JL. SUKAPURA BLOK C1 RT 01 RW 03 KELURAHAN JATIASIH KECAMATAN BEKASI SELATAN KODYA BEKASI
    Kode Pos 17330
    NPWP 012410515426000
    Kewarganegaraan ID : Indonesia
  2 Nomor 2.a. sampai dengan 2.c. Komisaris/Pemilik/Sekutu
  - Diisi dengan data komisaris/Sekutu pengawas perusahaan sesuai dengan akte lahir
  - Jabatan, nama, alamat, kode pos , npwp dan kewarganegaraan diisi sesuai dengan petunjuk B nomor 1 di atas
    Contoh benar :
    Jabatan PRESIDEN KOMISARIS
    Nama SRI ANANDITA S.SOS.
    Alamat
JL. IKAN TERBANG BLOK D2 NO 40 RT 04 RW 04 PJMI KELURAHAN JURANGMANGU TIMUR KECAMATAN CEGER KABUPATEN TANGERANG
    Kode Pos 13390
    NPWP 012402454549000
    Kewarganegaraan MY : Malaysia
  3 Nomor 3.a. sampai dengan 3.c. Ahli Kepabeanan
  - Diisi dengan data pegawai yang memiliki sertifikat ahli kepabeanan yang menjadi ahli kepabeanan di perusahaan
  - Nama, jabatan dan kode pos diisi sesuai dengan petunjuk B nomor 1 di atas. Alamat di kolom ini adalah alamat ahli kepabeanan perusahaan sesuai dengan domisili dan kartu identitas yang bersangkutan
  - Nomor sertifikat diisi dengan nomor sertifikat ahli kepabeanan yang bersangkutan secara lengkap
  - Tanggal sertifikat diisi dengan tanggal diterbitkannya sertifikat ahli kepabeanan yang bersangkutan
    Contoh benar :
    Nama MARTONODIHARDJO SE.Ak.
    Jabatan MANAGER IMPOR
    Alamat
JL. SWADAYA III BLOK A2 NO. 05 RT 04 RW 04 KELURAHAN PANCORAN BARAT KECAMATAN PANCORAN KODYA JAKARTA SELATAN
    Kode Pos 12160
    Nomor Sertifikat -
    Tanggal Sertifikat -
     
C DATA KEUANGAN DAN PERPAJAKAN
  1 Posisi keuangan perusahaan
  -
Jika memungkinkan, data posisi keuangan ini diisi sesuai dengan laporan keuangan perusahaan periode akhir tahun ( jika ada, yang sudah diaudit Kantor Akuntan Publik)
  - Butir a sampai dengan f, i dan j diisi sesuai dengan neraca perusahaan
  - Butir g dan h diisi sesuai dengan laporan laba rugi perusahaan
  -
Modal sisetor diisi dengan nilai modal disetor sesuai dengan akte terakhir. Untuk perusahaan yang berbentuk selain PT, modal disetor tidak harus sesuai dengan akte.
  - Total modal diisi sesuai dengan nilai modal bersih/ekuitas bersih perusahaan
  2 Rekening bank atas nama perusahaan
  - Diisi dengan data rekening bank atas nama perusahaan. jika perushaan mempunyai lebih dari tiga rekening, diisi dengan rekening yang paling aktif/sering dipergunakan dalam transaksi perusahaan
  - Nama bank diisi dengan nama bank dimana perusahaan mempunyai rekening
  - Nomor rekening diisi dengan nomor rekening bank yang terdaftar atas nama perusahaan.
  - Jenis rekening diisi dengan jenis simpanan perusahaan pada bank yang bersangkutan
  - jenis valuta pilih jenis mata uang yang dipakai dalam rekening bank tersebut
    Contoh benar :
    Nama Bank BANK DANAMON
    Nomor Rekening 13232345674
    Jenis Rekening Giro
    Jenis Valuta Valuta Asing
  3 Status Wajib Pajak
  - Klik pada status wajib pajak perusahaan yang sesuai dengan kondisi saat ini.
  - Jika dijawab sebagai Pengusaha Kena Pajak ( PKP ), data pengukuhan PKP harus diisi dengan nomor pengukuhan lengkap serta tanggal diterbitkannya surat pengukuhan sebagai Pengusaha Kena Pajak.
    Contoh benar :
    Pengukuhan PKP No. : PEM-155/WPJ.12/KP.0303/2002 / 20032006
  4 Audit oleh DJP
  - Klik sesuai dengan frekuensi audit ( all taxes ) yang dilaksanakan oleh Direktora Jenderal Pajak
     
D DATA PENYELENGGARAAN PEMBUKUAN
  a Nomor 1 sampai dengan nomor 7
  - Klik pilihan yang sesuai dengan kondisi pembukuan dan akuntansi perusahaan yang berjalan saat ini
  b Nomor 8. Audit Akuntan Publik
  - Klik pilihan yang sesuai dengan kondisi pembukuan dan akuntansi perusahaan yang berjalan saat ini.
  - Jika dijawab Ya, kolom berikutnya harus diisi dengan nama kantor akuntan publik (KAP) yang melakukan audit
  - Kolom opini diisi dengan opini KAP minimal hasil audit 1 tahun terakhir
  c Nomor 9. Audit oleh DJBC
  - Klik sesuai frekuensi audit ( bukan merupakan audit keberatan maupun Penelitian Lapangan ) oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
  d Nomor 10. Struktur organisasi perusahaan
  - Klik pilihan yang sesuai dengan struktur organisasi yang ada di perusahaan
  e Nomor 11. Komponen pembukuan / Akuntansi yang dimiliki perushaan
  - Klik pilihan yang sesuai dengan tata cara pembukuan dan perlakuan akuntansi perusahaan yang berjalan dan dilakukan saat ini.
  f Nomor 12. Kepemilikan perusahaan
  - Klik pilihan yang sesuai dengan bentuk kepemilikan perusahaan
  - Diisi dengan akte terahir
  g Nomor 13. Sumber pembiyayan perusahaan
  - Klik pilihan yang sesuai dengan sumber pembiyayaan perusahaan berdasarkan laporan keuangan perusahaan (diutamakan periode akhir tahun)
     
E DATA LAINNYA
  1 Customer Utama PPJK
  - Klik pada pilihan yang sesuai dengan kondisi perusahaan yang ada saat ini.
  - Jika dipilih jawaban Ya, data berikutnya harus diisi dengan paling tidak satu nama perusahaan yang telah menjadi customer utama selama ini lengkap dengan npwp customer tersebut.
  2 Memiliki Serttifikat ISO
  - Klik pilihan yang sesuai dengan kondisi yang ada di perusahaan saat ini.
  - Jika dipilih Ya, kolom berikutnya harus diisi dengan nomor dan tanggal dikeluarkannya sertifikat ISO tersebut serta nama lembaga penerbitnya.
     
 
Copyright Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai - DIKC 2007